LAMPUNG, DeRAPINDONESIA.ID – Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Provinsi Lampung mengelar halal bihalal di Sekretariat PERADI Lampung, Kota Bandar Lampung, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antaradvokat, memperkuat peran advokat, sinergi dengan pemerintah dan lembaga penegak hukum sebagai pilar penting dalam sistem hukum sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keadilan bagi masyarakat Lampung.
Sejumlah unsur penting di daerah setempat nampak hadir, diantaranya Gubernur Lampung yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, H. Marindo Kurniawan, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, serta organisasi advokat se-Provinsi Lampung.

Marindo Kurniawan dalam sambutannya menyampaikan amanah Gubernur Lampung. Menurut Marindo Gubernur Lampung menekankan pentingnya peran strategis advokat dalam menjaga keadilan di tengah masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa profesi advokat memiliki tanggung jawab besar dalam menegakkan hukum, terlebih di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks dan Perhimpunan advokat memiliki tanggung jawab besar terhadap keadilan bagi seluruh masyarakat.
“Tantangan tersebut ke depan semakin berat, terutama di era digital dalam menjalankan profesi hukum. Untuk itu, saya mengajak seluruh advokat untuk terus mempererat sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah serta lembaga hukum,” ujarnya.
Ditambahkan Marindo, perkembangan teknologi informasi turut membawa dinamika baru dalam praktik hukum, mulai dari kejahatan siber hingga kebutuhan akan literasi hukum digital.
“Oleh karena itu, advokat dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan integritas agar mampu menjawab tantangan zaman,” pungkasnya
Ketua PERADI Lampung Bey Sujarwo menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi utama dalam membangun solidaritas antar profesi hukum. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara advokat, pemerintah, dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menciptakan sistem peradilan yang adil.
Menurut Bey Sujarwo, bahwa silaturahmi ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan hukum terbaik bagi masyarakat.
“Kami juga mendorong agar advokat selalu memprioritaskan keadilan dan kepentingan masyarakat di atas segalanya,” ujarnya.
Ia menambahkan, bahwa halal bihalal tersebut tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan setelah Hari Raya Idul Fitri, akan tetapi juga menjadi ruang dialog dan konsolidasi antarorganisasi advokat di Lampung.
“Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan tercipta sinergi yang semakin solid dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan,” tutupnya
Acara berlangsung dengan penuh keakraban dan diakhiri dengan ramah tamah serta sesi foto bersama seluruh peserta. (nely)
Editor : RBD

