Musprov-ke XI, Inkindo Lampung Dorong Wujudkan Jasa Konsultan Berintegritas dan Melek Tehnologi Digital

LAMPUNG, DeRAPINDONESIA.ID – Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Provinsi Lampung menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) KE-xi TAHUN 2026, di Golden Tulip Springhill Lampung, Rabu (13/5/2026).

Musprov yang mengusung tema “Mewujudkan Jasa Konsultan yang Sejahtera, Maju dan Berintegritas Menuju Indonesia Emas 2045,” itu menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi organisasi jasa konsultan di Provinsi Lampung.

Selain melakukan evaluasi kepengurusan sebelumnya, forum tersebut menjadi wadah konsolidasi organisasi dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kapasitas sumber daya anggota untuk menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Musprov INKINDO Lampung ke-XI dihadiri Ketua Umum DPN Ikatan Nasional Konsultan Indonesia, Erie Haryadi , Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda provinsi Lampung, Dr. Ir. Mulyadi Irsan, MT , Anggota Komisi V DPR RI, Drs. H. Mukhlis Basri, anggota Komisi IV DPRD Lampung Muhammad Ghofur, serta Ketua DPP INKINDO Lampung, Ir. Memed Humaedi beserta jajaran pengurus dan anggota INKINDO Lampung.

Ketua Umum DPN Ikatan Nasional Konsultan Indonesia, Erie Haryadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musprov merupakan amanat konstitusi organisasi sekaligus forum tertinggi di tingkat provinsi untuk merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.

Menurutnya, Provinsi Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatera memiliki posisi strategis dalam konektivitas nasional sehingga memerlukan dukungan jasa konsultan yang profesional, inovatif, dan berintegritas dalam setiap proses pembangunan. Ia meminta seluruh anggota dan pengurus INKINDO untuk melek teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

“Penggunaan teknologi digital dan AI dalam jasa konsultansi menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari seiring perkembangan zaman.” ujarnya

Sebab, kata dia transformasi dalam layanan jasa konsultan dengan mengadopsi teknologi digital dan AI menjadi keharusan.

“Pekerjaan jasa konsultan akan menjadi lebih cepat dan efisien,” ujar Erie.

Ia menilai anggota yang tidak mengikuti perkembangan teknologi berpotensi tertinggal di tengah persaingan jasa konsultansi yang semakin dinamis.

Pemerintah Provinsi Lampung mendorong penguatan kolaborasi dengan Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) dalam menghadapi tantangan transformasi digital hingga ketahanan pangan di tengah ancaman perubahan iklim.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Lampung, Mulyadi Irsan, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan INKINDO dalam berbagai sektor strategis, terutama pertanian.

Menurut Mulyadi, Lampung sebagai salah satu lumbung pangan nasional perlu memperkuat langkah antisipasi menghadapi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan memicu musim kemarau panjang mulai Mei hingga Oktober mendatang.

“Kita perlu mempersiapkan langkah-langkah antisipasi karena ada perubahan iklim akibat fenomena El Nino,” kata Mulyadi saat membacakan sambutan gubernur.

Ia meminta pemerintah daerah bersama para konsultan menyiapkan berbagai skenario penanganan dan mitigasi perubahan iklim agar sektor pertanian tetap produktif dan ketahanan pangan daerah terjaga.

Selain membahas isu ketahanan pangan, Musprov INKINDO Lampung juga menyoroti pentingnya transformasi digital di bidang jasa konsultansi.

Usai Musprov, agenda dilanjutkan dengan diskusi publik bertema ketahanan pangan di Lampung .

Tiga narasumber hadir dalam diskusi tersebut, yakni Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Elvira Umihanni, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Elroy Koyari, serta Ketua Umum INKINDO Erie Haryadi. (nely)

Editor : RBD

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img