Smart BRT Itera Rute Kampus – MBK Resmi Beroperasi, 3 Armada Disiapkan, Tarif Rp5 Ribu

LAMPUNG, DeRAPINDONESIA.ID —  Layanan transportasi publik berbasis teknologi  hadir di Lampung. Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi mengoperasikan Smart BRT Itera rute Kampus Itera–Mall Boemi Kedaton (MBK). Peluncuran Smart BRT Itera berlangsung di Pelataran Gedung A Itera Bandar Lampung, Selasa, 28 April 2026 ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis.

Sebanyak tiga armada disiapkan untuk melayani rute Itera–MBK dengan tarif Rp5.000 per perjalanan. Pembayaran dilakukan secara nontunai melalui QRIS maupun uang elektronik. Sebagai bagian dari promosi awal, pengelola menggratiskan layanan pada 28–29 April 2026.

Kehadiran Smart BRT Itera merupakan wujud layanan transportasi publik berbasis teknologi dan menjadi bagian dari upaya mendorong sistem transportasi yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Hadir pada peluncuran itu perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung serta Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, mengatakan Smart BRT Itera tidak hanya difungsikan sebagai moda transportasi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan riset lintas disiplin, juga diharapkan menjadi sarana mobilitas bagi mahasiswa dan sivitas akademika, sekaligus mendukung pengembangan pembelajaran dan penelitian terkait transportasi cerdas dan energi berkelanjutan.

“Smart BRT Itera dirancang menggunakan bahan bakar ramah lingkungan dan akan dikembangkan dengan dukungan teknologi berbasis kecerdasan buatan untuk pemantauan operasional secara real time.”jelasnya

Pengembangan transportasi publik modern menurutnya menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi kemacetan dan polusi di kawasan perkotaan.

“Karena itu, Itera menyatakan siap mendukung pengembangan sistem transportasi di Bandar Lampung maupun Provinsi Lampung secara lebih luas. Kami juga berharap layanan ini mendapat dukungan masyarakat sehingga dapat menjadi bagian dari transformasi transportasi publik yang modern dan berkelanjutan,” ujar Rektor.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ir. Yanyan Ruchyansyah, M.Si., mewakili Gubernur Lampung, mengatakan transportasi publik memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.

“Ketika sistem transportasi berjalan baik, produktivitas masyarakat meningkat dan aktivitas ekonomi akan bergerak lebih optimal. Saat ini pertumbuhan kendaraan pribadi tidak sebanding dengan kapasitas jalan,” ujarnya.

Kolaborasi antara Itera dan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Smart BRT menjadi salah satu solusi dalam menghadirkan transportasi massal berbasis teknologi di Lampung.

“Saya berharap layanan ini bisa dimanfaatkan masyarakat sekaligus terus dikembangkan melalui berbagai masukan dan evaluasi. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam membangun sistem transportasi yang maju dan berkelanjutan” pungkasnya

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Lampung, Jonter Sitohang, S.Sos., M.T., mewakili Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan RI menyebutkan bahwa Smart BRT Itera sejalan dengan program pemerintah dalam pengembangan transportasi massal yang modern dan ramah lingkungan.

“Itera sudah menjadi salah satu perguruan tinggi yang mengembangkan sistem bus rapid transit (BRT) secara mandiri” ujar Jonter

Menurut Jonter, pengembangan tersebut juga didukung hibah bus dari Kementerian Perhubungan sejak 2016 sebagai bagian dari penguatan konsep kampus terintegrasi dan berkelanjutan.

Salah satu mahasiswa ITERA mengungkapkan bahwa kehadiran Smart BRT ini sangat membantu mobilitas sehari-hari. “Sekarang jadi lebih mudah dan teratur. Tidak perlu lagi khawatir terlambat karena bisa cek jadwal bus lewat aplikasi,” ungkapnya. (nely)

Editor : RBD

GoogleNews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img