LAMPUNG, DERAPINDONESIA.ID – Komunitas Renang Antar Pulau di pantai Mutun mendapatkan pelatihan khusus mengenai cara menyelamatkan korban tenggelam. Kegiatan dilaksanakan di pantai Mutun, Kabupaten Pewasarawan Provinsi Lampung, Sabtu (5/9/2026).
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan para perenang dalam menghadapi situasi darurat di laut.
Ketua pelaksana kegiatan, Napoli Situmorang, mengatakan, pelatihan ini berjalan dengan sangat lengkap.
“Para peserta tidak hanya duduk mendengar, tetapi juga langsung terjun ke lapangan untuk mencoba materi yang diberikan” jelas Napoli
Pelatihan ini tambah dia, meliputi teori dan pelatihan teknik penyelamatan orang yang tenggelam di air dengan langsung praktik di Pantai Mutun.
Untuk memastikan materi yang diberikan akurat dan sesuai standar keselamatan nasional, panitia menghadirkan dua ahli langsung dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).
Mereka adalah Niko Saputra dan Dedi Pranata, yang merupakan petugas rescuer terampil di bidang pranata pencarian dan pertolongan.
Dalam sesi praktik, kedua pelatih memperagakan cara mendekati korban yang panik di dalam air dengan aman. Pelatih juga mengajarkan teknik membawa korban ke pinggir pantai tanpa membahayakan keselamatan diri sendiri sebagai penolong.
“Lewat pelatihan ini, komunitas renang diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan para pengunjung dan sesama perenang di sekitar perairan laut Lampung” tutup Napoli.
Pantai Mutun adalah destinasi wisata pantai berpasir putih yang terletak di Desa Sukajaya, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Lampung, dan berjarak sekitar 15 kilometer atau 1 jam perjalanan dari pusat kota Bandar Lampung (DI-Nely)




