Lampung,Derapindonesia.id – Wisuda akan menjadi perjalanan baru bagi para lulusan perguruan tinggi, termasuk bagi lulusan Universitas Teknokrat Indonesia yang selama perkuliahan dipersiapkan untuk menjadi lulusan unggul dan cepat diserap pasar kerja. Universitas Teknokrat Indonesia sukses menyelenggarakan Wisuda Periode I Tahun 2026.
Sebanyak 315 wisudawan dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer program S1 Informatika, S1 Sistem Informasi, S1 Teknik Komputer, S1 Teknik Sipil, S1 Teknik Elektro, dan S2 Ilmu Komputer. Fakultas Sastra dan Ilmu Ilmu Pendidikan program studi S1 Sastra Inggris, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan Matematika, S1 Pendidikan Olahraga, dan S2 Bahasa Inggris. Fakultas Ekonomi dan Bisnis program studi S1 Manajemen dan S1 Akuntasi menjalani prosesi wisuda yang diselenggarakan di Gelanggang Mahasiswa Dr. HM. Nasrullah Yusuf, Kamis (30/7).
Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dihadiri oleh pimpinan universitas, sivitas akademika, orang tua wisudawan, serta tamu undangan.
Hadir secara langsung Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., yang memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para lulusan. Sementara itu, prosesi wisuda dipimpin oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., MBA., yang juga menyampaikan laporan akademik serta sambutan resmi.
Selain pengukuhan wisudawan, rangkaian acara wisuda turut diisi dengan berbagai mata acara bermakna. Di antaranya persembahan lagu dan pemberian buket bunga kepada orang tua sebagai simbol penghormatan atas dukungan selama masa studi.
Wisuda juga dimeriahkan dengan penampilan Tari Sembah “Cakak Talam Jurai Siwo” dan “Mekhak Jak Bumei Melinting”, yang mencerminkan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam melestarikan budaya Lampung di setiap momentum akademik.
Dalam wisuda ini, Universitas Teknokrat Indonesia juga memberikan penghargaan kepada wisudawan teladan dan wisudawan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik dan dedikasi selama masa studi.
Acara ini turut dihadiri oleh Pembina Yayasan Pendidikan Teknokrat, Hj. Hernaini, S.S., M.Pd., para Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, dosen, serta staf manajemen kampus.
Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, menegaskan bahwa wisuda merupakan awal perjalanan baru bagi para lulusan yang selama masa perkuliahan telah dibekali kompetensi akademik, karakter, serta semangat kewirausahaan.
“Mahasiswa Teknokrat dipersiapkan agar cepat diserap dunia kerja maupun mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Nilai disiplin, mutu, kreativitas, dan inovasi menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan di kampus ini,” ujarnya.
Sejalan dengan kebijakan pemerintah dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Universitas Teknokrat Indonesia juga terus mengembangkan konsep kampus berdampak, yakni perguruan tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan visi World Class University yang unggul dan berdampak melalui Tridharma Perguruan Tinggi, wisuda ini menjadi penegasan komitmen Universitas Teknokrat Indonesia dalam mencetak lulusan berkualitas, berdaya saing global, dan siap memberi manfaat bagi bangsa.
Dilokasi acara, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., mengatakan, mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi harus berdaptasi dengan perkembangan dunia digital.

“Kita tau bahwa sejak covid-19 terjadi akselerasi terhadap perkembangan dunia digital (IT). Perkembangan itu tidak bisa dibendung lagi, tidak bisa ditahan lagi, tidak bisa ditolak. Oleh karena itu mahasiswa, lulusan perguruan tinggi harus beradaptasi. Nah caranya adalah mempelajarinya, mengikuti trend keilmuannya, menguasai keilmuannya agar dia bisa, ” ujarnya kepada Wartawan
Bukan hanya menggunakannya tapi memanfaatkannya untuk tujuan kepentingan dari almamater sesuai dengan bidangnya masing-masing. Kita tidak bisa menolaknya, kita tidak bisa menahannya dengan cara mempelajari dan menguasainya.
Dalam hal program kampus berdampak, dia mengatakan bahwa, kampus tidak lagi diminta sekedar membangun menara gading dalam kampus. Tapi kampus diminta turun melihat kondisi sosial ekonomi yang ada dan itu harus sesuai dengan keselarasan program strategis nasional seperti ketahanan pangan, energi, energi terbarukan, penyediaan air, kesehatan dan lainnya.
“Nah tekhnokrat menguasai teknologi, dibidang sosial juga menguasai, teknokrat diminta untuk melelakukan inovasi yang tidak hanya untuk kepentingan kampus, tapi digunakan untuk membebaskan khususnya permasalahan yang ada di kampus.” katanya
Ia pun mengaku, pernah mendengar jika Universitas Teknokrat Indonesia sudah memiliki beberapa tehnologi yang sudah dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Saya pernah mendengar bahwa teknokrat memiliki beberapa tehnologi yang sudah dimanfaatkan oleh masyaratkat, karena kita di Dikti setiap tahun meminta kampus memberikan semacam informasi kepada Dikti agar kami juga bisa mensosialisasikan bahwa kampus kami ada tekhnologi ini yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. kita berharap nanti bisa di akselerasikan” ujarnya.
Lebih lanjut kata dia, Kemterian Dikti sudah membangun konsorsium perguruan tinggi baik swasta maupun negeri untuk bekerjasama dan ikut membantu pemerintah daerah apa yang menjadi program unggulan pemerintah daerah untuk berkonstribusi.
Sementara itu masih dilokasi yang sama Asisiten Perekonomian dan pembangunan Provinsi Lampung Dr.Ir. Mulyadi Irsan,M.T yang mewakili Gubernur Lampung Ir.Rahmat Mirzani Djausal,S.T mendorong agar teknokrat menjadi bagian dari skema pembangunan,
“Kita punya mimpi besar yaitu indonesia emas. Kita minta dan berharap Universitas Teknokrat Indonesia terus menjadi bagian dari skema pembangunan kedepan. Pemprov Lampung berharap banyak agar teknokrat bisa terus memberikan peran melalui riset-riset terbaiknya yang tentunya ini menjadi sumbangan baik untuk Lampung.” ujarnya (DI-Nely)
Editor : RBD





