LAMPUNG, DeRAPINDONESIA.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda. Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, OJK resmi meluncurkan Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) di SDN 3 Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kamis (9/4).
Inisiatif strategis ini merupakan bagian dari program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang bertujuan menanamkan karakter disiplin finansial sejak dini. Melalui kepemilikan rekening bank bagi pelajar, diharapkan anak-anak tidak hanya sekadar menabung, tetapi juga memahami cara mengelola keuangan secara mandiri.
Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) jauh lebih krusial dibandingkan sekadar infrastruktur fisik.
“Investasi terbaik adalah membangun karakter dan kecerdasan finansial anak-anak kita. Program Kejar ini adalah langkah nyata untuk memastikan generasi masa depan Lampung Selatan siap menghadapi tantangan ekonomi dengan bijak,” ujar Syaiful dalam sambutannya.
Target Inklusi Keuangan 2045
Pemerintah Provinsi Lampung menaruh harapan besar pada program ini. Plt. Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung, Asrul Tristianto, mengungkapkan bahwa berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks inklusi keuangan saat ini berada di angka 80,51% dengan literasi sebesar 66,46%.
“Kami menargetkan inklusi keuangan mencapai 85% dalam jangka menengah dan melonjak hingga 97% pada tahun 2045. Program KEJAR dengan partisipasi sekitar 14.000 pelajar ini adalah motor penggerak utama untuk mencapai target tersebut,” jelas Asrul.
Kolaborasi Lintas Sektor
Senada dengan hal tersebut, Kepala OJK Provinsi Lampung yang diwakili oleh Asisten Direktur, Imam Gozali, menyebutkan bahwa akses keuangan di bangku sekolah adalah fondasi utama bagi kemandirian ekonomi.
Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan industri perbankan sangat menentukan keberhasilan perluasan akses keuangan di daerah.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, Mahat Santosa, menambahkan bahwa kolaborasi ini akan terus diperkuat agar setiap pelajar di Lampung Selatan memiliki akses yang mudah terhadap layanan perbankan.
Melalui peluncuran ini, Program Kejar diharapkan mampu mencetak generasi muda Lampung yang cerdas finansial, mandiri, dan mampu berkontribusi positif bagi perekonomian daerah di masa depan.(rls/nely)

